25 June 2017 14:30 WITA

Momen Idul Fitri, Husler Serukan Jaga Persatuan

Editor: Almaliki
Momen Idul Fitri, Husler Serukan Jaga Persatuan

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Hujan yang mengguyur Kota Malili, Kabupaten Luwu Timur sejak semalam menyebabkan Lapangan Andi Nyiwi Malili yang semula direncanakan sebagai lokasi tempat berlangsungnya salat Ied, akhirnya dialihkan ke Masjid Agung Malili. Meski begitu, pelaksanaan salat Ied tetap berlangsung dalam suasana yang khusyuk.

Di sana, hadir Bupati Luwu Timur, Thorig Husler bersama Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD Luwu Timur Amran Syam, Sekda Bahri Suli dan beberapa kepala OPD juga ikut terlihat bersama ribuan masyarakat melaksanakan salat Ied berjemaah, Minggu (25/06/2017).

Dalam sambutannya, Husler mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan kebersamaan sebagaimana ajaran agama yang menyebutkan "berpegangteguhlah kamu kepada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai."

Kata-kata itu pun diakui sebagai hikmah Idul Fitri, yang mengingatkan agar umat islam senanatiasa menjaga persatuan dan menjalin tali silaturahmi dalam membangun masyarakat.

"Hikmahnya bagaimana kita saling maaf-memaafkan yang tidak hanya sekadar pengucapan yang telah menjadi tradisi atau basa-basi saja. Tapi harus dimaknai dengan keikhlasan," katanya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengatakan, masyarakat Luwu Timur harus lebih baik dan lebih sejahtera. Pemerintah akan berupaya menjamin kebutuhan masyarakat secara bertahap.

Guru besar UIN Makassar, Prof. Darussalam selaku khatib salat Ied mengatakan, seorang dikatakan meraih kemenangan pada hari yang fitri jika telah mampu menahan diri untuk meraih kemuliaan.

"Maksudnya, menahan diri dari berbagai dorongan dan hasrat syahwatnya untuk cenderung kepada keduniaan. Namun seorang dikatakan ber-Islam jika keseimbangan antara sisi spiritual individu dan sosial berjalan seimbang," jelasnya.

Oleh karena itu, kata Darussalam, umat Islam di Luwu Timur harus terlibat secara aktif dalam program-program pemerintah untuk menyejahterahkan masyarakat. Apalagi program tersebut seperti di sektor pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Dibandingkan zikir sehari semalam yang hanya bersifat ibadah personal, masih lebih utama memperbaiki kehidupan sosial masyarakat dengan berbagai program yang bermanfaat," tutupnya.

Usai salat Ied, Bupat Luwu Timur, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekda menggelar open house di kediaman dinasnya masing-masing.