Minggu, 25 Juni 2017 09:53 WITA

Tips Pola Makan Sehat pada Hari Lebaran Ala Dosen FK UMI

Editor: Almaliki
Tips Pola Makan Sehat pada Hari Lebaran Ala Dosen FK UMI
Aryanti R. Bamahry bersama keluarga

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lebaran adalah momen yang dimanfaatkan oleh sebagian orang berburu makanan enak. Kendati demikian, agar tetap sehat selama Lebaran dan hari-hari setelahnya. Ada baiknya menjaga pola makan dan memilih makanan yang sehat untuk dikonsumsi. 

Spesialis gizi yang merupakan salah satu tenaga dosen tetap di Fakultas kedokteran UMI  dr Aryanti R. Bamahry, M.Kes, Sp.GK memberikan tips pola makan sehat.

1. Jangan lapar mata

Makanlah dengan porsi sedikit-sedikit setiap berkunjung ke beberapa kerabat atau teman. Bukan membuat perut kenyang setiap kali berkunjung, tetapi yang terpenting adalah menjalin silaturahmi.

2. Menjaga keseimbangan asupan gizi

Hidangan hari raya pada umumnya mengandung kadar gula atau karbohidrat dan lemak yang tinggi. Oleh karena itu bisa diantisipasi dengan cara:

Pertama: Utamakan buah dan sayur sehingga mengurangi asupan makanan yang tinggi gula dan lemak.
Kedua: Hindari bagian daging yang berlemak dan kulit ayam.
Ketiga: Banyak minum air putih.
Keempat: Batasi minuman bersoda dan tinggi gula seperti sirup.
Kelima: Makan cake atau kue kering sekadarnya saja.

3. Usahakan selalu ada menu pendamping tinggi serat

Menu tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan selain menu lebaran yang tinggi gula dan lemak, perlu disiapkan. Hal tersebut untuk mengurangi transit time lemak di saluran cerna sehingga pada akhirnya menurunkan deposit kolesterol di pembuluh darah.

4. Konsumsi makanan antioksidan

Makanan yang kaya antioksidan seperti vitamin C dan zink bertujuan mengurangi efek makanan tinggi gula dan lemak, yang merupakan sumber radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. 

Selain tips di atas kata dia, jika menderita hipertensi, diabetes mellitus, dislipidemia ataupun penyakit jantung, batasi makanan yang tinggi gula dan lemak, tetap mengacu pada pola diet masing-masing penyakit tersebut.

"Konsumsi suplemen omega 3 untuk mengurangi efek deposit kolesterol jahat pada pembuluh darah akibat makanan tinggi lemak, terutama pada penderita penyakit metabolik seperti hipertensi, DM, dislipidemia dan penyakit jantung," jelasnya.