25 June 2017 08:00 WITA

Hindari Berlebihan Konsumsi Makanan Bersantan saat Lebaran

Editor: Andi Chaerul Fadli
Hindari Berlebihan Konsumsi Makanan Bersantan saat Lebaran

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Opor ayam, rendang, dan gulai. Ketiga jenis masakan ini merupakan makanan paling favorit saat merayakan hari raya Idul Fitri. Apalagi jika dilengkapi dengan lontong atau ketupat.

Sebenarnya boleh-boleh saja menikmati hidangan bersantan, tapi jangan sampai berlebihan. Karena jenis makanan seperti ini memiliki kolesterol dan lemak yang tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah T Azikin mengatakan, pada dasarnya makanan bersantan cukup baik. Asalkan pengolahannya dilakukan dengan benar.

"Santan tidak akan membahayakan kesehatan jika konsumsinya dapat ditakar. Ditambah dengan cara memasak yang benar," kata Naisyah pada Rakyatku.com.

Naisyah menambahkan, kandungan   paling berbahaya dalam santan adalah lemak jenuh, yang bisa semakin meningkat apabila terlalu sering dipanaskan.

Selain itu, memanaskan makanan bersantan secara berulang juga dapat meningkatkan kadar garam. Hal ini tentu bisa membahayakan orang-orang yang memiliki riwayat kolesterol, hipertensi atau tekanan darah tinggi," jelas dia.

Guna menghindari resiko menyakit akibat komsumsi santan berlebih, Naisyah mengimbau kepada masyarakat untuk mengimbanginya dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak serat.

"Dengan demikian, serat yang terkandung dalam buah dapat membantu mengikat lemak. Sehingga tidak mudah diserap oleh tubuh," pungkasnya.