Selasa, 27 Agustus 2019 05:00 WITA

Inilah Tidur yang Disunahkan Rasulullah

Editor: Nur Hidayat Said
Inilah Tidur yang Disunahkan Rasulullah

RAKYATKU.COM - Dalam Islam, seluruh kehidupan maupun cara hidup umatnya telah diatur sedemikian rupa dalam Alquran dan sunah. Segala macam aturan itu bertujuan agar kehidupan umat Islam lebih baik dan mendapatkan keberkahan. 

Sehingga kegiatan apapun yang dilakukan oleh umat Islam diharapkan dapat membawa kebaikan dan keberkahan. Bahkan, untuk tidur pun telah diatur sedemikian rupa sebagaimana yang disunahkan oleh Nabi Muhammad saw.

Menurut sunah Rasulullah, tidur yang baik adalah pada awal-awal malam tepatnya yaitu sekitar jam 8 malam. Pasalnya, empedu aktif bekerja antara pukul 11 malam hingga pukul 1 dini hari. 

Sementara itu organ hati akan mulai aktif bekerja mulai pukul 1 malam. Oleh sebab itulah menurut anjuran National Sleep Foundation, setiap orang dewasa hendaknya menghabiskan tujuh hingga delapan jam untuk tidur setiap hari.

Apabila masih belum tidur dan begadang hingga larut malam maka sebenarnya telah merusak sistem kerja tubuh. Fakta ini berkorelasi dengan hadis Rasulullah saw yang menganjurkan untuk segera tidur setelah salat isya. 

“Bahwasanya Rasulullah saw membenci tidur malam sebelum (salat isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya (begadang).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebelum tidur, hendaknya umat Islam pun mengambil wudu terlebih dulu. Sebagaimana beliau saw bersabda, "Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudumu untuk melakukan salat.” (HR. Al-Bukhari) 

Lalu diawali dengan doa dan zikir seperti sabda Rasulullah saw, “Barangsiapa tidur di suatu tempat tanpa berzikir kepada Allah, maka ia pun akan mendapatkan hal yang dia sesali dari Allah.” (HR. Abu Dawud).

Loading...

Setelah itu, hendaknya tidur dengan posisi miring ke kanan dengan posisi rusuk kanan sebagai tumpuan dan berbantal dengan tangan kanan. Sebagaimana Rasulullah bersabda, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu” (HR. Al-Bukhari).

Oleh sebab itulah tidur menjadi salah satu topik bahasan yang penting dalam literatur Islam. 

Agama Islam melalui Alquran dan hadis juga bahkan membahas jenis tidur, pentingnya tidur, dan praktik tidur yang baik. 

Sebab Islam menganggap tidur sebagai salah satu tanda-tanda kebesaran Allah. Maka dari itu hendaknya umat Islam meneladani cara tidur yang telah disunnahkan oleh Rasulullah saw. 

Wallahualam.

Sumber: Islami.co

Loading...
Loading...