Sabtu, 29 Desember 2018 07:30 WITA

Dilarang Menempatkan Musala di Basement Gedung

Editor: Nur Hidayat Said
Dilarang Menempatkan Musala di Basement Gedung
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mengesahkan peraturan daerah (Perda) tentang gedung dan bangunan. Salah satu poinnya mewajibkan bangunan atau gedung menyediakan tempat ibadah yang layak.

Dalam Perda itu disebutkan tempat ibadah seperti musala yang disediakan pemilik gedung atau perkantoran, tak boleh berada di basement. Seperti diketahui, basement biasanya dijadikan tempat parkir dengan kondisinya kurang layak.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial, mendukung lahirnya aturan ini. "Kalau tempat shoping, seharusnya mereka (pengelola) berpikir dengan memberikan kenyaman tempat ibadah karena orang datang ke situ. Kalau disimpan di basement, Mang Oded terus terang, beberapa kali ke tempat shopping seperti itu ges hoream datang deui urang ge (sudah malas datang lagi)," kata Oded dikutip Republika, Jumat (28/12/2018).

Oded menilai, adanya aturan yang tercantum dalam Perda bisa menjadi landasan hukum untuk diberlakukan ke depannya.

Ia meminta pemilik gedung dan bangunan terutama kawasan komersial untuk bisa mengikuti aturan itu. Bagi gedung-gedung yang saat ini menyediakan tempat ibadah yang kurang nyaman diharapkan bisa mengevaluasi.

Loading...

"Harapan Mang Oded ke depan, semua pembangunan di Kota Bandung terutama tempat-tempat shopping mengindahkan itu. Nanti kita akan evaluasi sesuai dengan perda," tuturnya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan mengatakan, perda baru ini menjadi revisi atas aturan sebelumnya yang tercantum dalam Perda Bangunan Gedung terbaru yang merevisi Perda Nomor 5 tahun 2010. Sarana ibadah diharuskan di tempat yang layak dan nyaman.

"Pertama musala atau tempat ibadah tidak boleh ditempatkan di tempat yang tidak layak dan tidak boleh ditempatkan di basement," kata Teddy.

Loading...
Loading...