Sabtu, 15 Desember 2018 04:30 WITA

Laki-laki Sejati Menurut Alquran dan Hadis

Editor: Nur Hidayat Said
Laki-laki Sejati Menurut Alquran dan Hadis
Ilustrasi. (Foto: Instagram Teuku Wisnu)

RAKYATKU.COM - Bagi sebagian kaum Adam, menjadi laki-laki sejati adalah tentang kekuatan, kekuasaan, dan kekayaan. 

Tak heran jika mereka selalu disibukkan dengan pekerjaannya, bahkan hingga lupa waktu untuk dirinya sendiri dan keluarga.

Akan tetapi, benarkah menjadi laki-laki sejati itu dinilai dari tiga hal itu? Hadis Nabi Muhammad saw telah memberikan tuntunan untuk kaum laki-laki untuk menjadi seorang laki-laki sejati. Berikut ulasannya.

1. Memperlakukan wanita dengan baik

“Yang paling sempurna imannya di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya. Dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada istri-istrinya.” (HR. Turmudzi)

Saat mendengar akhlak, pasti berprasangka sebuah karakter, sikap, dan sifat yang sempurna. Namun, bukankah kita hanyalah manusia biasa yang tak lepas dari khilaf dan salah.

Akhlak yang baik tentunya harus terus dipelajari untuk membuat diri lebih baik. Namun salah satu ciri yang mampu membuat seorang laki-laki menjadi sejati adalah bagaimana mereka memperlakukan wanita, entah itu istri, ibu, ataupun wanita pada umumnya.

Jika mereka memperlakukannya dengan baik, maka bisa dipastikan mereka adalah laki-laki sejati. Namun sekaya dan sekuat apapun seorang laki-laki, jika mereka memperlakukan wanita dengan buruk dipastikan laki-laki tersebut pun buruk akhlaknya.

2. Jaga pandangan

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (An-Nur ayat 30)

Sederhananya laki-laki sejati itu tak jelalatan matanya dan mampu menjaga pandangan. Laki-laki memang dikenal sulit jaga mata, tak heran muncul istilah mata keranjang. Namun jika kamu bisa menjaga pandangan mata, selain berpahala, dijamin deh bakalan jadi laki-laki idaman para kaum hawa.

3. Bermanfaat untuk orang lain

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Sebanyak apapun harta yang kita miliki tak akan menjadi sebuah kebahagiaan jika hanya kita simpan untuk diri sendiri. Kebahagiaan justru akan kita dapatkan saat berbagi dengan orang lain. Dan bukankah menjadi laki-laki sejati adalah tentang memberikan kebahagiaan untuk diri dan orang lain?

4. Mampu mengontrol emosi

Loading...

Darinya (Abu Hurairah) Radhiyallahu Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Orang kuat itu bukanlah orang yang jago bergulat. Akan tetapi orang kuat adalah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah." (Muttafaq Alaihi)

Laki-laki memang identik dengan makhluk yang lebih kuat secara fisik. Namun kekuatan fisik tidak menjadi sebuah patokan mereka adalah laki-laki sejati. Kemampuan seorang laki-laki mengontrol emosi justru yang menjadikan mereka lebih berkarisma. 

Bahkan berdasarkan hadis di atas orang yang kuat adalah orang yang bisa menahan amarahnya.

5. Memahami perempuan dengan lemah lembut

“Berpesanlah yang baik terhadap wanita. Karena wanita diciptakan dari tulang rusuk. Yang paling bengkok dari rusuk adalah yang paling atas. Jika kamu meluruskannya, kamu bisa mematahkannya. Jika kamu biarkan, akan terus bengkok. Maka berpesanlah yang baik terhadap wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sudah menjadi sifat alami jika wanita adalah makhluk yang lemah lembut. Oleh karena itu mereka pun harus dihadapi dengan sikap yang sama lembutnya. Di sisi lain laki-laki adalah makhluk yang identik dengan ego yang tinggi dan keras.

Memang terlihat sangat kontras, tetapi justru di sanalah letak kesejatian seorang laki-laki saat di mana mereka mampu memahami, menasihati, dan memperlakukannya dengan lemah lembut.

Memang tak mudah dan faktanya wanita memang sulit dipahami, tetapi di sanalah justru letak keindahannya juga tersimpan.

6. Baik agamanya

Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya, dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari-Muslim)

Satu hal yang harus dipahami tentang hadis diatas adalah hal tersebut juga berlaku bagi seorang laki-laki. Jika kamu wanita yang sedang mencari laki-laki idaman maka hal yang paling utama adalah agamanya.

Kenapa? Sederhananya, agama selalu memberikan aturan untuk meraih kebahagiaan dan pasti berisi kebaikan. Mereka yang bisa menaati perintah Tuhannya dengan baik dan benar dipastikan juga mampu menjadi seorang manusia sejati.

Sumber: IDN Times

Loading...
Loading...