Sabtu, 17 November 2018 05:30 WITA

Khasiat 3 Sayuran Nabi Musa dalam Alquran

Editor: Nur Hidayat Said
Khasiat 3 Sayuran Nabi Musa dalam Alquran
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Allah swt menciptakan segala sesuatu tentu dengan beragam manfaat yang terkandung di dalamnya, sekalipun manusia tidak mengetahuinya.

Termasuk sayuran yang mana ada tiga yang disebutkan dalam Alquran secara bersamaan pada ayat ke-61 surah al-Baqarah.

"Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya."

Temuan dari ilmu pengetahuan mengungkapkan bahwa ketiga jenis sayuran ini ternyata memiliki khasiat dan manfaat yang utama bagi kesehatan. Ketiga sayuran pula merupakan permintaan dari Bani Israel kepada Nabi Musa as. 

Mentimun

Nabi Muhammad saw seperti yang dikisahkan dari hadis riwayat Bukhari gemar mengonsumsi timun dan kurma basah. Nyatanya, mentimun adalah jenis sayuran yang istimewa. Banyak kandungan zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh di dalamnya.

Mentimun rendah lemak jenuh, kolestrol, dan sodium. Mentimun juga sumber vitamain A, asam pantotenat, magnesium, fosfor, dan magnesium. Mentimun ini juga tinggi kalium, karbohidrat, vitamin C dan K.

Penilitian mengungkapkan, setidaknya ada 30 khasiat mentimun bagi kesehatan. Tiap bagian dari sayuran ini mengandung khasiatnya sendiri, mulai dari kulit, daging, bahkan bijinya. Seperti pencegah gangguan jantung, membantu pencernaan, dan mengatasi batu ginjal.

Loading...

Bawang Merah

Jenis sayuran ini adalah favorit dalam dunia kuliner sepanjang sejarah peradaban. Sayuran ini mengandung hormon auksin dan giberlin sebagai pengatur tubuh alami. Sayuran ini juga memiliki kandungan gizi berupa vitamin C, kalium, serat, dan asam folat.

Kandungan antiseptik dan senyawa alliin yang diproses oleh enzim allinase menjadi antimikroba yang bersifat bakterisida. Beberapa khasiatnya, antara lain, mengontrol kadar kolestrol, pencegah pertumbuhan sel kanker, dan mengontrol kader diabetes.

Bawang Putih

Disebut-sebut berasal dari Mesir, sesuai dengan konteks turunnya ayat ke-61 surah al-Baqarah di atas. Tak heran bila tradisi para Firaun menjadikan bawang putih sebagai barang suci dan sesajen untuk dewa mereka 5.000 tahun silam. Dunia Barat pun baru mengenal tanaman ini selama Perang Salib berlangsung.

Bawang putih mengandung protein, vitamin B, C, dan E, mineral, dan arang nabati. Selain itu, juga terdapat protida, fostam oksida, dan antibiotik. Bawang putih bermanfaat sebagai penawar tifus, gangguan tenggorokan, batuk, TBC, dan melawan kolestrol jahat.

Sumber: Republika

Loading...
Loading...