Jumat, 15 Juni 2018 07:00 WITA

Chaidir Syam: Kembali Suci Mengikuti Pentunjuk Islam

Editor: Adil Patawai Anar
Ketua DPRD Maros, H. A.S Chaidir Syam.

RAKYATKU.COM, MAROS - Ketua DPRD Maros, H. A.S Chaidir Syam menilai, Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa itu sendiri yaitu manusia yang bertaqwa.

"Idul Fitri dalam konteks berarti kembali kepada asal kejadiannya yang suci dan mengikuti petunjuk Islam yang benar. Bagi ummat Islam yang telah lulus melaksanakan Ibadah puasa di Bulan Ramadhan akan diampuni dosanya sehingga menjadi suci kembali seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan Ibunya. Sebagaimana Sabda Nabi SAW. Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci,” kata Chaidir, Jumat (15/6/2018).

 

Ketua PMI Maros ini menambahkan, pemaknaan hari raya Idul Fitri hendaknya bersifat positif seperti menjalin silaturrahmi sebagai sarana membebaskan diri dari dosa yang bertautan antar sesama makhluk. Silaturahmi tidak hanya berbentuk pertemuan formal seperti Halal bi Halal.

"Namun juga bisa dengan cara menyambangi dari rumah ke rumah, saling duduk bercengkerama, saling mengenalkan dan mengikat kerabat. Apalagi sekarang permohonan maaf dan silaturahmi sudah tidak mengenal batas dan waktu sebab bisa menggunakan jejaring media sosial," pungkasnya.