Jumat, 15 Juni 2018 08:23 WITA

Ini Manfaat Saling Memaafkan di Hari Raya Idulfitri

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ini Manfaat Saling Memaafkan di Hari Raya Idulfitri

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Hari raya Idulfitri memang menjadi momen spesial bagi umat muslim di seluruh dunia. Setiap negara memiliki tradisi unik masing-masing. Di Indonesia misalnya, para warga biasanya menggelar open house untuk saling silaturahmi serta saling memaafkan. 

Saling bermaafan kepada keluarga, tetangga, maupun kawan-kawan selain untuk menjaga hubungan baik juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Dilansir dari Jurnal Psikologi Kesehatan melalui doktersehat.com, dengan menjadi seorang pemaaf, kita akan terbebas dari stres dan terbebas dari masalah kesehatan lainnya.

Penelitian tersebut dilakukan pada 148 orang dewasa. Dari kuesioner yang diisi oleh partisipan tersebut yang berkaitan dengan tingkatan stres yang dialami sepanjang hidupnya, kecenderungan mereka untuk memaafkan seseorang atau sebuah hal, hingga kesehatan fisik dan mental, mereka yang memiliki tingkatan stres yang cukup tinggi cenderung memiliki kesehatan fisik dan mental yang sangat buruk. 

Uniknya, mereka yang cenderung memiliki sifat pemaaf, baik itu dengan memaafkan segala kesalahan yang dilakukan diri sendiri maupun yang dilakukan oleh orang lain, akan cenderung menurunkan tingkatan stress ini dengan signifikan dan berimbas positif bagi kesehatn mentalnya.

Pakar kesehatan jiwa dari Luther College, Iowa, Amerika Serikat, bernama Loren Toussaint menyebutkan jika mereka yang sulit memaafkan akan memiliki dampak buruk pada tingkatan stres karena pikiran tidak memiliki lagi perlindungan untuk melawan stres tersebut. Tanpa disadari, dengan memiliki sifat pemaaf, kita akan cenderung melindungi pikiran dari hal-hal buruk yang bisa memicu penyakit mental yang parah.

Toussaint sendiri menyebutkan jika seseorang sulit memaafkan seseorang, Ia bisa mulai melatih dirinya menjadi seorang pemaaf. Menurut beliau, dengan cara berdoa sejenak dan dilanjutkan dengan meditasi singkat serta kontemplasi diri, seseorang akan cenderung lebih baik dalam memaafkan dan melepaskan berbagai tekanan yang membuatnya stres.