Kamis, 07 Juni 2018 15:07 WITA

Warga Serbu Pasar Murah Kementerian Perdagangan di Makassar

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Warga Serbu Pasar Murah Kementerian Perdagangan di Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kementerian Perdagangan menggelar pasar murah di Kota Makassar yang di pusatkan di SMK 5 Makassar, Jalan Sunu, Kamis (7/6/2018).

Ratusan warga dari berbagai kecamatan di Kota Makassar antusias mengikuti pasar murah yang turut dihadiri oleh tokoh masyarakat.

Kepala Pusat Pengkajian Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Sri Nastiti mengatakan, pihaknya menggelar pasar murah sebanyak 300 titik di seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah tahun ini Kementerian Perdagangan melaksanakan pasar murah sebanyak 300 titik di seluruh Indonesia, dan Makassar dapat jatah," kata Sri Nastiti disela-sela acara.

Sri Nastiti mengaku senang dengan terlaksananya kegiatan ini. Sebab, respon warga Makassar sangat tinggi, meski bahan pokok yang diberikan itu dijual dengan harga yang sangat murah.

"Jadi sembako yang warga terima itu tidak gratis, mereka beli seharga 50 ribu. Tetapi dari hasil penjualan ini kita serahkan ke 4 panti asuhan yang ada di Kota Makassar," ungkapnya.

Paket yang disiapkan Kementerian Perdagangan sebanyak 500 bingkisan, yang berisi beras, gula pasir, minyak goreng dan sirup.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada sponsor dan pihak-pihak, terutama tokoh masyarakat Pak Rudianto Lallo yang membantu pelaksanaan ini bisa berjalan lancar. Insya Allah tahun depan kita akan gelar kembali," ujarnya.

Warga Serbu Pasar Murah Kementerian Perdagangan di Makassar

Sementara itu, Rudianto Lallo yang dimintai tanggapannya memberikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan karena meringankan beban masyarakat jelang idul fitri 1439 H.

"Saya sangat mengapresiasi, karena begitu memberikan perhatian kepada warga Makassah khusunya masyarakat yang ada di utara Kota Makassar. Kita berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya dilkasanakan tahun ini, tetapi tahun depan bisa kembali digelar untuk membantu warga yang kurang mampu," kata Wakil Ketua DPRD Makassar tersebut, dalam catatan tertulisnya.