Senin, 28 Mei 2018 10:36 WITA

Susuri Indonesia Timur, Kapal Ramadan ACT Start dari Barru

Editor: Nur Hidayat Said
Susuri Indonesia Timur, Kapal Ramadan ACT Start dari Barru
Kapal Ramadan akan berlayar dari Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru, Rabu (30/5/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan melayarkan Kapal Ramadan untuk mendistribusikan paket pangan di desa-desa terpelosok di wilayah timur Indonesia.

Rencananya, Kapal Ramadan itu akan berlayar dari Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru, Rabu (30/5/2018) mendatang.

“Ramadan berjalan di Indonesia timur dalam kondisi serba terbatas. Di sinilah peranan sesama anak bangsa untuk saling merangkul dan membantu kebutuhan dasar saudaranya di pelosok NTT,” ujar Vice President ACT, M Insan Nurrohman, Senin (28/5/2018).

Sementara itu, Direktur ACT Sri Eddy Kucoro menjelaskan, kapal kemudian akan berlayar di etape pertama menuju Pelabuhan Labuan Bajo. Di titik pemberhentian pertama itu Kapal Ramadan akan menurunkan logistik yang lokasinya telah ditetapkan.

Lokasi yang dituju di etape pertama ini antara lain meliputi Golo Lijun, Golo Lebo, Manggarai Barat, hingga ke Maumere.

"Di tiap titik pemberhentian, Kapal Ramadan akan menurunkan relawan. Paket-paket bantuan kemudian dinaikkan ke atas truk, juga kapal lebih kecil atau perahu motor, untuk dibawa ke tiap-tiap wilayah terpencil yang telah terdata. Jaraknya bisa lebih dari tujuh jam lewat darat dari Pelabuhan Labuan Bajo," jelasnya.

Susuri Indonesia Timur, Kapal Ramadan ACT Start dari Barru

Setelah etape pertama, kata Kuncoro, Kapal Ramadan akan melanjutkan perjalanan menuju titik pemberhentian berikutnya, yakni Pelabuhan Kalabahi di Kabupaten Alor. Di sana, belasan titik pelosok kembali disambangi dengan truk atau perahu kecil. 

"Distribusi akan dilakukan menyisir pulau-pulau kecil di sekitar Kabupaten Alor, antara lain Pulau Pura, Pulau Buaya dan sekitar Pantar," tambahnya.

Tidak berhenti sampai di Alor saja, etape ketiga Kapal Ramadan direncanakan sampai pada tujuan terakhir yakni di Pelabuhan Kupang. 

Di Tanah Timor, distribusi logistik Kapal Ramadan dibawa melalui kapal motor dan truk-truk ke beberapa tujuan, antara lain Pulau Kera, Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, hingga ke Atambua di Perbatasan Timor Leste.

Diketahui, setiap paket pangan berisi bahan-bahan pokok, seperti beras, gula, minyak, ikan asin, dan beberapa pangan lainnya. Secara keseluruhan, bantuan yang diberikan sekitar 100 ton atau setara dengan 10.000 paket. 

"Insyaallah Kapal Ramadan juga membawa tim medis untuk melakukan pelayanan kesehatan di beberapa titik tujuan," pungkas Kuncoro.

Berita Terkait