Jumat, 18 Mei 2018 09:38 WITA

Tips Menyimpan Makanan Agar Tetap Sehat Dikonsumsi Selama Puasa

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tips Menyimpan Makanan Agar Tetap Sehat Dikonsumsi Selama Puasa
Dokter Spesialis Gizi Fakultas Kedokteran UMI, dr. Asrini Safitri.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dokter Spesialis Gizi Fakultas Kedokteran UMI, dr. Asrini Safitri mengatakan, untuk menyimpan makanan dalam lemari pendingin saat bulan Ramadan, dapat dilakukan dengan memperhatikan suhu kulkas berada di bawah titik 5°C.

"Sebaiknya perhatikan kebersihan lemari pendingin karena lemari pendingin dapat mengubah kualitas gizi yang terkandung dalam makanan serta dapat membuat makanan menjadi cepat busuk, tidak tahan terhadap proses oksidasi dan dapat merubah tekstur makanan," kata dr. Asrini.

dr. Asriani menambahkan, sebaiknya saat hendak menyimpan sisa makanan untuk sahur, sebisa mungkin didinginkan lebih dahulu kurang lebih dari 2 jam, lalu masukkan dalam lemari pendingin.

Ia menjelaskan, dalam lemari pendingin sebaiknya makanan disimpan dalam wadah yang tepat dan tertutup rapat. Sedangkan untuk bahan makanan sayuran segar dan buah-buahan maksimal penyimpanan dalam lemari hanya 2 hari.

Untuk daging atau ikan, kata dia, sebaiknya dipotong lebih dulu lalu dikemas dalam kantong/kontainer tertutup secara terpisah, sehingga memudahkan jika ingin di konsumsi dan mencegah penyebaran mikroorganisme.

"Cara paling baik untuk menyimpan daging dan ikan di simpan di freezer di bawah suhu -180°C dan maksimal penyimpanan bisa sampai 6 bulan untuk bahan makanan tersebut," pungkasnya.