Selasa, 15 Mei 2018 18:25 WITA

Hilal Belum Terlihat, Kemenag Sulsel: Ramadan Jatuh Hari Kamis

Editor: Mulyadi Abdillah
Hilal Belum Terlihat, Kemenag Sulsel: Ramadan Jatuh Hari Kamis
Foto: Fadel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar melakukan pemantauan Hilal di Gedung Mall GTC, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar,  pada Selasa (15/5/2018). 

Pemantauan hilal ini juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Iskandar Pella. 

Kepala Stasiun Geofisika Gowa, Gandamana Matondang mengatakan, posisi bulan pada hari ini di bawah ufuk, sehingga kemungkinan tidak akan terlihat pada hari Selasa. 

"Kondisi bulan hari ini di bawah ufuk, karena waktu terbenam matahari 17.55 Wita tapi bulan muncul 17.53 Wita minus 20 menit. Artinya, hilal pada hari ini sulit terlihat," jelas Gandamana. 

"Jika hari ini hilal tidak terlihat, maka kami akan melakukan kembali besok pemantauan halal di tempat yang sama, kami memang melakukan pemantauan hilal dua hari," katanya. 

Khusus untuk penentuan 1 ramadhan, Gandamana menyerahkan kepada Kementerian Agama (Kemenag) melalui sidang isbat di Jakarta, malam ini. 

"Kami di BMKG hanya memberikan data kepada Kemenag sebagai acuan untuk menentukan 1 Ramadan," tuturnya. 

Dengan melihat keadaan hilal pada hari ini yang tidak terlihat, maka Kemenag Sulsel Iskandar Pella menyatakan bahwa 1 Ramadan akan jatuh pada Kamis 17 Mei. 

"Menurut perhitungan setelah melihat hilal pada hari ini, 1 Ramadan jatuh hari Kamis 17 Mei, tetapi itu akan dilakukan lagi rukyatul hilal," katanya. 

Hilal tidak hanya tidak terlihat di Makassar. Di sejumlah daerah yang melakukan pemantauan, hilal juga tidak terlihat seperti di daerah Indonesia Timur. 

"Laporan ini akan dibawa ke Jakarta. Sehingga secara resmi 1 Ramadan akan diumumkan oleh Menag melalui sidang isbat," tutupnya.